Senin, 12 Maret 2012

Kayamba: Selebrasi Itu Entertainment


Salah satu gaya selebrasi Kayamba dan kawan-kawan sesaat setelah berhasil membobol gawang Mitra Kukar pada laga Kamis lalu di Palembang. SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT

PALEMBANG -- Mungkin fans dan suporter Sriwijaya FC pernah melihat ciri khas Keith Kayamba Gumbs melakukan selebrasi usai mencetak gol. Ia merayakan gol itu melalui berbagai macam selebrasi secara atraktif.

Pelatih SFC: Rifky Sangat Berbakat


Rifky (kiri) ketika menghadapi Persisam Samarinda, Sabtu (3/3). SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT

PALEMBANG -- Meski dua kali salah mengantisipasi bola, Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, mengapresiasi penampilan kiper Rifky Mokodomvit yang menggantikan Ferry Rotinsulu yang ditarik keluar karena cedera saat melawan Persisam Samarinda, Sabtu (3/3/2012).

"Dia tampil baik dan membuat tenang rekan-rekannya. Saya pikir Rifky tampil baik dan menjalankan tugas dengan baik," jelas Kas Hartadi kepada Sripoku.com, Minggu (4/3/2012).

Namun diakui Kas, pemain usai 22 tahun itu memang harus banyak belajar dan terus menambah pengalaman.

Sebab Rifky sangat berbakat, memiliki reflek sempurna, berani duel satu lawan satu dengan pemain depan lawan, dan mampu memotong arah serangan lawan.

"Dia jago bola atas dan banyak memotong umpan-umpan crossing berbahaya, juga memiliki reflek, banyak peluang yang dia gagalkan dalam laga kemarin," jelas Kas.

Seperti diketahui Rifky sudah dua kali tampil yakni lawan Persipura Jayapura dan lawan Persisam.

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post - Minggu, 4 Maret 2012

Sering Bentrok, Manajemen SFC akan Hapus Nama Kelompok Supporter

PALEMBANG -- Tawuran dan tindakan anarkis akibat bentrok supporter membuat manajemen mewacanakan untuk menghapus nama kelompok supporter yang ada saat ini dan ketua ditiadakan dengan satu nama supporter Beladas (Bela Armada Sriwijaya).

Terkait dengan wacana ini, Ketua Sriwijaya Mania Sumsel (SMS), Edi Ismail sangat setuju asalkan tidak ada lagi pertikaian.

"Asalkan tidak ada lagi pertikaian, kami juga sudah capek jika terus seperti ini. Saya orang yang paling siap tidak lagi menjadi ketua. Tetapi ini benar-benar bagus," ungkap Edi kepada Sripoku.com, Jumat (9/3/2012).

Menurut Edi, asalkan sesuai dengan syarat yang diajukannya yakni pertama harus satu nama, kemudian satu warna seragam, dan tidak ada ketua.

"Artinya hanya satu dirijen yang menjadi simbol," jelas Edi.

Seperti diketahui, bentrok supporter kembali terjadi meski tidak ada korban serius.

Aksi saling lempar batu terjadi di sepanjang Jl Jenderal Sudirman hingga Km 12 usai laga antara Sriwijaya FC versus Mitra Kukar, Kamis (8/3).

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post - Jumat, 9 Maret 2012

Senin, 05 Maret 2012

Palembang-Betung Padat Merayap

PADAT

Arus kendaraan di Km 18 Palembang-Betung padat merayap pada siang hari ini

PANGKALANBALAI -- Arus kendaraan di ruas Jalintim Palembang-Betung, tepatnya di Km 18 Sukajadi saat ini padat merayap. Penyebabnya ada kendaraan pribadi milik warga yang mengalami kerusakan di sekitar SPBU Sukajadi.

Kanit Patroli Satlantas Polres Banyuasin Iptu Apriansyah kepada Sripoku.com, Senin (5/3/2012) mengatakan, kemacetan di ruas Jalintim Sukajadi sudah mulai lancar.

"Ada mobil yang rusak, tetapi saat ini sudah berhasil dipinggirkan," katanya.

Kondisi kendaraan padat merayap ini juga disebabkan kondisi jàlan yang rusak berlubang di depan SPBU Sukajadi.

"Lubang hampir memakan separoh jalan, sehingga kendaraan yang melintas harus memperlambat laju sehingga menumpuk," katanya.

Penulis : Saifudin Zuhri
Editor : Soegeng Haryadi
Sriwijaya Post - Senin, 5 Maret 2012

Truk Kayu Terguling Makan Korban


Polisi mengatur jalan di areal truk yang terguling

INDRALAYA -- Truk kayu BG 9375 LM dikemudikan Hermanto (23) terguling di Km 33 Jalinsum Indralaya-Prabumulih, tepatnya depan taman Makam Pahlawan Indralaya Utara, Senin (5/3/2012) pukul 02.30. Truk itu kemudian ditabrak pengendara motor dari arah Palembang menyebabkan pengendara motor tewas.

Pengendara motor Byison Provit yang tewas diketahui bernama Supriyono (21) warga asal Kota Palembang yang berboncengan dengan Abdul (21) juga warga Palembang.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, akibat terbaliknya truk kayu itu menyebabkan dua kasus kecelakaan, melibatkan tiga mobil satu motor. Kecelakaan itu dikarenakan kepala truk masuk badan jalan dan tumpukan kayu beserakan di jalan. Sedangkan kejadiannya malam menjelang subuh cuaca hujan rintik dan minim penerangan lampu jalan.

Data yang diperoleh dari Pos Laka Timbangan, menyebutkan kecelakaan lain yang tejadi akibat tegulingnya truk kayu itu yakni tabrakan antara minibus Daihatsu Grand Max BG 2082 C dikemudikan Rahmat H (33) warga Kota Prabumulih.

Grand Max datang dari arah Palembang berusaha menghindar kepala truk yang memakan jalan lalu bertabrakan dengan truk batubara BG 8747 UM yang dikemudika Dedy (40) warga Palembang.

Akibatnya grand max mengalami ringsek bagian kanan bemper dan ban depan kanan pecah. Sementara sopir grand max dan truk tidak mengalami luka sedikitpun.

Saksi Samsudin (42) warga setempat, menyebutkan kecelakaan bermula dari mobil truck kayu yang dikendarai Harmanto dari arah Indralaya mundur dikarenakan kayu tujuannya salah arah. Seharusnya kayu dibawa ke PT SPF tetapi trtuk mengarah ke Prabumulih.

Merasa salah arah supir hendak balik arah dan memutar di depan PT Segonang Jaya. Karena ketinggian aspal jalan dengan bahu jalan cukup curam menyebabkan truk bemuatan berat itu terguling dan supirnya sempat pingsan.

"Aku dengar suara gaduh langsung keluar rumah kulihat ada obil terbalik, aku langsung menolong supirnya," ujar Samsudin seraya menyebutkan sekitar pukul 03.00 mobil grand max betabrakan dengan truk batubara karena menghindari truk terguling.

"Sekitar pukul 04.50, saat itu polisi sudah mengatur lalu lintas dan hendak mengevakuasi truk supaya tidak di jalan, tiba-tiba dari arah palembag meluncur motor dengan kecepatan tinggi menabrak truk kayu itu," katanya sembari menambahkan setelah menabrak truk kayu yang masih di bak truk jatuh menimpa badan pengendara motor itu.

"Teman yang diboncengnya tidak apa-apa," ungkap Samsudin.

Kasat Lantas Polres OI melalui Kapolpos Timbangan Aiptu Yanto, didampingi Bripda Faisal membenarkan kecelakaan tersebut. Menurut Yanto, pihaknya sudah berusaha memberikan pertolongan kepada korban dengan melarikannya ke Puskesmas. namun karena lukanya serius maka dirujuk ke rumah sakit di Palembang.

"Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Palembang," kata Yanto seraya mengaku mobil truk berikut supirnya sudah diamankan di Sat Lantas Polres OI.

Penulis : Tarso
Editor : Hendra Kusuma
Sriwijaya Post - Senin, 5 Maret 2012

Matik-Bebek Kawasaki Kurang Diminati di Palembang


Bebek-Matk

PALEMBANG -- Kawasaki Palembang seperti tidak beruntung bermain pada segmen matik dan bebek. Terbukti dengan semakin menurunnya penjualan motor bebek jenis Kawasaki di bulan terakhir.

"Kawasaki kan mainnya di menengah atas, jadi gak cocok bermain di bebek dan matik. Saat ini saja, penjualan motor bebek Kawasaki turun terus. Tiap dealer saja, menjual 5 unit sudah susah," kata kepala cabang Kawasaki Palembang, Taufik Saputra ketika ditemui Sripoku.Com, Senin (5/3/2012).