INDERALAYA --- Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir (OI) terus terjadi. Jika sebelumnya, Minggu (7/8) kebun karet dan lahan dalam kampus Unsri Inderalaya, terbakar. Kemarin giliran hutan dan lahan di sepanjang di Jalintim (Jalan Lintas Timur) Palembang-Inderalaya Km 18 Desa Talang Pengeran, Kecamatan Pemulutan Barat dan Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara.
Kebakaran terjadi pada hutan dan semak belukar yang ada di sebelah kanan dan kiri jalan. Mulai dari arah Inderalaya masuk wilayah Kecamatan Inderalaya Utara. Sedangkan di sebelah kanan masuk wilayah Kecamatan Pemulutan Barat.
Api membakar rumput kering, sehingga menimbulkan asap pekat. Api yang berkobar di Desa Sungai Rambutan, tidak terlalu banyak titik apinya. Hanya sekitar dua atau tiga titik api. Sementara di Desa Talang Pangeran, jumlah titik api mencapai 10 buah dan melahap rumput di sepanjang Jalintim sekitar 100 meter.
Beberapa warga Desa Talang Pengeran yang kebetulan berkebun di pinggir Jalintim berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mereka berbekal seember air berusaha menyiram api yang membakar lahan. Namun upaya itu sia-sia. Sebab api semakin membesar karena tertiup angin.
Kepulan asap pekat terlihat dari kejauhan. Pengemudi kendaraan yang akan melintas harus menyalakan lampu untuk untuk mencegah terjadinya tabrakan. Bahkan terpaksa mengurangi kecepatannya karena jarak pandang hanya sekitar 10 meter.
Indra, salah satu pengemudi bus mengatakan terpaksa mengurangi kecepatan karena jarak pandang terhalang kepulan asap di depan. Lampu kuning dan putih juga terpaksa dinyalakan walaupun di siang hari untuk menghindari tabrakan. “Jika tidak, risiko tabrakan akan terjadi,” kata Indra. Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Ogan Ilir Ir Wawan Wiguna tidak berhasil dihubungi. Nomor handphone-nya tidak aktif.(33)
Sumber:
Sumatera Ekspres, Rabu, 10 Agustus 2011 23:24
Posted by 
0 komentar:
Posting Komentar