Selasa, 30 Oktober 2012

10 Hal yang Membuat Bete

10 Hal yang Membuat Bete

Salah makan
Makanan yang tidak tepat akan berpengaruh tidak hanya pada kondisi fisik (seperti mual dan sakit perut) tapi juga kondisi hati. Anda jadi mudah marah, kurang fokus, lebih agresif, gugup atau hiperaktif. Jika Anda merasa tersiksa dengan perubahan mood Anda secara terus-menerus, cobalah menjaga asupan makan Anda dengan mencatat apa yang Anda makan serta dampaknya terhadap suasana hati.

Dekorasi rumah Anda
Jika Anda ingin memperbaiki mood, cobalah mengubah dekorasi rumah Anda, karena lingkungan sangat berpengaruh terhadap suasana hati. Warna merah dapat membuat beberapa orang menjadi mudah marah atau bermusuhan, sedangkan kuning dapat membuat Anda merasa bahagia dan biru dapat membantu Anda menjadi lebih rileks. Penelitian juga menemukan bahwa dengan menggantung gambar-gambar yang menenangkan seperti lukisan yang indah, mood seseorang dapat berubah secara positif dan berkurang tingkat stres dan kegelisahan.

Dipromosikan
Saat kita banyak bermimpi mendapatkan promosi dalam pekerjaan, kenyataannya tidak sebaik yang Anda pikirkan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa peneliti dari University of Warwick menemukan, karyawan yang dipromosikan dalam pekerjaannya mengalami ketegangan mental alih-alih kualitas hidup yang membaik. Dan rata-rata ada penurunan 10 persen terhadap kesehatan mental.

Lampu di samping tempat tidur
Jika Anda sering membaca sambil tidur-tiduran atau menonton TV, maka suasana hati akan ikut terdampak. Penelitian mengungkapkan, cahaya pada malam hari dapat menekan produksi hormon melatonin — yang secara rutin diproduksi pada saat suasana gelap. Jadi cobalah untuk membeli tirai dan pastikan Anda mematikan semua lampu pada malam hari untuk memberikan diri Anda dorongan kebahagiaan.

Kekurangan nutrisi
Depresi dapat disebabkan oleh beberapa hal, dan gejalanya dapat menjadi semakin buruk ataupun membaik berdasarkan asupan makan Anda. Kekurangan vitamin D, B (terutama B6, B12 dan folat) serta lemak Omega-3, dapat menyebabkan depresi dan kegelisahan. Cobalah untuk menambahkan makanan yang kaya akan nutrisi tersebut dalam asupan makan Anda.

Teman-teman Anda
Anda mungkin akan berpikir bahwa menghabiskan waktu bersama teman-teman Anda merupakan hal yang baik untuk meningkatkan mood. Namun tahukah Anda bahwa semua itu bergantung pada mood mereka? Penelitian menemukan, emosi positif dan negatif dapat menular dengan mudah tanpa disadari. Sebuah status Facebook bahkan dapat memengaruhi orang lain selama tiga hari.

Waktu tidur
Kita sadar bahwa kurang tidur dapat membuat mood kita memburuk, namun penelitian mengungkapkan bahwa waktu Anda tidur hampir sama pentingnya dengan seberapa banyak tidur yang Anda dapatkan. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam “Psychiatry and Clinical Neurosciences”, burung hantu hampir tiga kali berpeluang mengalami gejala depresi daripada burung lain yang beraktivitas pada siang hari, jadi, cobalah untuk tidur lebih awal untuk meningkatkan mood.

Obat
Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Monash University menemukan bahwa para wanita yang mengonsumsi pil KB berpotensi hingga dua kali mengalami depresi dari mereka yang tidak. Untuk beberapa wanita, pil KB tertentu dapat juga mengakibatkan perubahan mood, mudah marah dan kehilangan libido.

Merokok
Kita semua tahu kalau merokok dapat menimbulkan kanker, penyakit jantung dan penuaan dini, namun ternyata merokok juga dapat mempengaruhi kesehatan mental Anda. Menurut hasil sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Selandia Baru, orang yang merokok dapat meningkatkan risiko mereka terhadap depresi, dan bagi mereka yang kecanduan nikotin, dapat meningkatkan risiko hingga dua kali lipat mengalami gejala depresi dibandingkan mereka yang tidak kecanduan.

Cahaya matahari
Sebagian besar dari kita mungkin pernah mendengar tentang gangguan emosi yang disebabkan oleh musim dingin yang gelap, namun tahukah Anda bahwa cahaya matahari juga dapat membawa kesedihan? Saat musim panas, kurang dari satu persen populasi penduduk mengalami gangguan emosi (dibandingkan 5 persen saat musim dingin). Gangguan tersebut juga bisa mengakibatkan kondisi yang serius terhadap mereka yang mengalaminya, seperti insomnia, penurunan nafsu makan dan depresi.

Sumber : Yahoo She

Nature Wallpapers

Nature Wallpapers
Green Nature Wallpapers
Nature Wallpapers
Green Nature Wallpaper
Nature Wallpapers
Nature Wallpaper 19
Nature Wallpapers
Nature Wallpaper 1
Nature Wallpapers
Snow Moon
Nature Wallpapers
Nature Wallpaper 13
Nature Wallpapers
Nature Waterfall Wallpaper

Jumat, 21 September 2012

Zeus, Anjing Tertinggi di Dunia



MICHIGAN — Dari kejauhan, anjing berwarna hitam bernama Zeus yang berasal dari Michigan, AS, ini mungkin dikira seekor kambing.

Anjing tersebut baru berusia 3 tahun, tetapi tinggi badannya sudah mencapai 1,11 meter jika dihitung dari kaki hingga bagian teratas kepalanya. Kakinya yang panjang membuatnya berbeda dari anjing-anjing kebanyakan.

Karena keunikannya ini, Zeus kemudian dinobatkan sebagai anjing tertinggi di dunia, versi Guinness World Records.

Sebuah foto yang dilansir di Huffington Post memperlihatkan Zeus dengan kaki yang panjang sedang melihat keluar jendela, dengan posisi kepala yang lebih tinggi dari wastafel tempat mencuci piring di rumah majikannya.

Jika Zeus berdiri dengan kedua kaki belakangnya, ia akan setinggi 2,22 meter dan ia akan lebih tinggi dari pemiliknya, Denise Doorlag.

Keunikan Zeus ini mengalahkan anjing tertinggi di dunia sebelumnya, Giant George, yang tingginya hanya berbeda sekitar 1 inci atau sekitar 2,5 cm lebih pendek dari Zeus.

Doorlag mengatakan bahwa Zeus yang memiliki berat badan 77,5 kg ini bisa menghabiskan 15 kg kantong makanan selama dua minggu.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini ia membutuhkan sebuah mobil van sebagai alat transportasi yang bisa membawa Zeus ke mana pun.

--------------------------------------------------

Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Kompas.com
Sriwijaya Post - Selasa, 18 September 2012 07:22 WIB

Kamis, 13 September 2012

Inilah Positif Negatif Lembur

Kata lembur memang sudah tidak asing lagi bagi para pegawai kantor. Beberapa karyawan sangat suka mendapat jatah lembur karena mereka bisa mencari penghasilan tambahan.

Dengan lembur, maka ada baiknya kita bisa mendapatkan banyak sekali keuntungan. Selain uang yang bertambah, kita juga bisa mendapatkan nilai positif dari atasan. Ini penting bagi anda dan jenjang karir anda tentunya.

Tetapi tidak bisa dipungkiri juga kalau lembur itu adalah sesuatu hal yang sulit untuk dikerjakan. Banyak kendala yang harus kita hadapi. Inilah lembur, antara suka dan tidak yang harus kita lalui ketika menjalankan lembur.

Lembur memang bisa sangat menarik karena kita tidak perlu menghabiskan waktu di rumah hanya untuk bermalas-malasan. Beberapa manfaat dari lembur adalah:

Mendapatkan pemasukan tambahan
Dengan mengikuti lembur, maka kita bisa mendapatkan pemasukan tambahan. Ini adalah hal utama dalam lembur. Jadi anda bisa menikmatinya nanti saat menerima gaji anda.

Mendapatkan nilai lebih dari atasan
Dengan lembur, pastikan atasan anda tahu anda lembur. Hal ini sangat berguna karena atasan pasti suka jika anda karyawan atau bawahannya bekerja lembur apalagi hasilnya sama produktifnya.

Hal ini bisa memberikan anda nilai plus dan ini bagus bagi karir anda. Dengan kerja lembur, maka anda akan mendapatkan pemasukan berlebih.

Ini adalah bagian dari suka dalam lembur. Tetapi ada juga dukanya karena lembur, antara suka dan tidak memang menjadi hal yang sangat biasa. Yang tidak menyenangkan adalah:

Badan Capek
Ketika lembur, tubuh kita akan bekerja lebih dari biasanya dan ini memicu menurunnya kondisi fisik kita sehingga badan akan terasa capek dan menjadi berat.

Bisa memicu stress
Bekerja overtime memang menyita waktu anda untuk melakukan banyak hal termasuk istirahat. Istirahat disini bisa sekedar santai dan nonton tv atau film.

Nah, jika anda keseringan lembur maka anda bisa mengalami stress yang tentunya tidak baik bagi anda dan kesehatan anda.

Pastikan anda memiliki alasan tepat untuk lembur dan gunakan waktu sebaik mungkin. Lembur, antara suka dan tidak memang sudah menjadi satu bagian dan anda bisa mendapatkan hasil yang baik jika anda melakukannya dengan baik.

Editor : Soegeng Haryadi
Sriwijaya Post - Rabu, 12 September 2012

iPhone 5 Atau New iPhone?


Cetakan yang diduga kotak iPhone terbaru.

Undangan peluncuran iPhone terbaru telah dikirim Apple ke berbagai media di Amerika Serikat.

Pada undangan tertanggal 12 September bisa disimpulkan Apple akan meluncurkan iPhone 5 karena ada teks ada angka "5" yang dicetak berbayang, di bawah angka 12 yang mengacu ke tanggal peluncuran.

Banyak yang percaya, Apple pasti akan menamakan iPhone generasi keenam tersebut, iPhone 5. Bukan "New iPhone", seperti yang dilakukan Apple untuk iPad generasi ketiga yang berjuluk "New iPad".

Bukan Apple jika mudah ditebak, baik produk atau nama produk yang akan diluncurkan.

Sebuah blog berbahasa Belanda, iphonenieuwsblog.nl telah mempublikasikan sebuah foto yang kemungkinan cetakan dari kotak/dus iPhone 5.

Dari foto tersebut, bisa terlihat jelas gambar dari iPhone 5. Namun, ada yang menarik dari foto bakal dus iPhone tersebut. Nama produk yang tertera di sana bukanlah iPhone 5, melainkan "The new iPhone.

Foto tersebut memang tak dapat dipastikan kebenarannya. Bisa saja, foto tersebut sengaja dibuat untuk sensasi belaka.

Namun, jika foto itu asli berarti Apple akan meneruskan tradisi penamaan baru produk - "The new iPhone", yang telah dimulai oleh "The new iPad".

Meski terkesan lebih sederhana, penaamaan seperti ini sedikit banyak akan membingungkan pengguna dalam membedakan atau menyebut nama seri dari smartphone Apple tersebut.

Untuk "The New iPad" saja, dari pengamatan KompasTekno, cukup banyak pengguna di Indonesia yang lebih suka menyebutnya iPad 3.

Apakah nama yang akan dipakai Apple di iPhone terbaru, kita tunggu saja tanggal 12 September mendatang.

Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Kompas.com
Sriwijaya Post - Kamis, 6 September 2012

Rabu, 12 September 2012

Remaja pun Bisa Pikun

Perbaiki Gaya Hidup

Pikun tidak hanya usia lanjut, usia remaja pun bisa pikun. Salah satu faktor yang mempengaruhinya yaitu karena cidera otak yang dialami akibat benturan

Pikun atau cepat lupa pada umumnya dialami oleh usia lanjut. Proses pikun merupakan penuaan alami semua orang karena kemampuan otak untuk mengingat sesuatu menurun seiring bertambahnya usia. Bagaimana jika penyakit pikun diderita oleh remaja atau anak baru gede (ABG)?

Menurut dr Sahat Edison Sitorus SpBS dari Rumah Sakit Dr Muhammad Hoesin Palembang, pikun dalam istilah medisnya disebut dengan demensia bisa menyerang semua umur, termasuk remaja atau ABG. Ia menerangkan, pada dasarnya, keadaan sering lupa yang dialami seseorang dikarenakan dua hal.

Pertama, dikarenakan adanya gangguan pada proses mengingat seseorang terhadap suatu hal yang berawal dari tidak konsentrasinya orang tersebut sehingga mengakibatkan tidak ingat atau lupa. "Yang kedua, bisa disebabkan karena terganggunya fungsi otak dalam menampung ingatan," ujar Sahat.

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi pikun di usia muda., yakni cedera otak yang dialami akibat benturan. "Cedera otak seringan apa pun sangat merugikan dan jangan pernah menganggap remeh," katanya. Lalu, bisa disebabkan penyalahgunaan obat terlarang dan mengonsumsi alkohol.

"Pikun pada remaja juga bisa disebabkan oleh gangguan metabolisme tubuh, dan kencing manis yang menyebabkan terjadinya gangguan penyumbatan aliran darah ke otak. Terlebih, jika penyakit tersebut memang bersumber di otak, seperti adanya tumor otak, infeksi atau virus yang memang menyerang otak," bebernya.

Pengobatan? Harus diketahui dahulu penyebab terjadinya pikun yang dialami remaja tersebut. "Jika pikun terjadi karena adanya penyakit, tentu penyakit tersebut harus diobati dahulu, begitu pula bila terjadi cedera otak. Terpenting, hindari narkoba dan minuman beralkohol lalu asupan makanan dan minuman harus dijaga dan lakukanl olahraga yang teratur," pungkasnya.

Adapun beberapa ciri-ciri umum orang yang mulai pikun, yaitu sering salah meletakkan barang, misalnya meletakkan sesuatu di tempat yang tidak semestinya. Lalu, mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas, misalnyya menyiapkan makanan, meletakkannya di meja tapi lupa menyantapnya. Kemudian disorientasi yaitu seperti tidak mengenali jalan yang bisas dilalui. Terakhir, kemampuan mengambil keputusan,misalnya mengenakan jaket saat cuaca panas. (cj14/ce4)

Sumatera Ekspres, Rabu, 12 September 2012