Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Desember 2012

Internet Indonesia Lambat


Anak-anak mengakses internet di salah satu rumah di Kampung Siber yang berada di RT 36, Kampung Taman, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta

JAKARTA - Dari 63 juta pengguna internet di Indonesia --yang diketahui lewat survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) selama April-Juli 2012-- sebagian besar atau sekitar 73 persen disebutkan mengakses internet menggunakan perangkat mobile.

Ketua Umum APJII Sammy Pangerapan pun mengatakan bahwa perangkat mobile berandil besar meningkatkan jumlah pengguna internet di Indonesia dari 30 juta orang pada 2009 menjadi 55 juta orang pada 2012.

Akan tetapi, peralihan tahun berikutnya dari 2011 ke 2012 hanya mencatat kenaikan jumlah pengguna internet sebesar 8 juta orang menjadi 63 juta.

Menurut Sammy, hal tersebut disebabkan oleh semakin padatnya jaringan seluler 3G yang digunakan perangkat mobile untuk mengakses internet.

"Tahun 2012 sudah banyak smartphone, tapi pertumbuhan melambat dibanding tahun-tahun sebelumnya karena spektrum sudah saturated, tidak bisa dipaksakan," ujar Sammy dalam acara APJII Internet Outlook 2013 di Jakarta, Rabu (12/12/2012).

Agar laju pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia bisa dipertahankan, lanjut Sammy, pemerintah harus menyediakan jalur tambahan antara lain melalui kanal 4G LTE, Wimax, dan Fiber to the Home (FttH).

Hal lain yang juga perlu dilakukan adalah bermigrasi dari Internet Protocol Version 4 (IPv4) ke IPv6.

Dari sisi operator, menurut dia, salah satu cara untuk mengatasi kepadatan ini adalah dengan menyelenggarakan offload beban jaringan mobile ke WiFi melalui kerjasama dengan provider internet.

"Yang paling penting itu adalah last mile. Biaya akses antar pelanggan dan operator yang menyelenggarakan akses internet masih mahal," tandas Sammy.

PC Belum Tamat
Meski tertinggal dibanding ponsel, berdasarkan survei APJII, jumlah pengguna internet Indonesia yang mengakses jejaring maya lewat komputer PC ternyata masih terhitung tinggi, yaitu 41 persen. Angka ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan tablet yang mencatat angka 3,4 persen.

Notebook dan netbook menjadi terbanyak kedua dalam hal perangkat yang dipakai untuk akses internet dengan angka gabungan 51 persen, sementara urutan pertama ditempati smartphone dengan 70 persen.

"Persentasenya seperti itu karena dalam survei pengguna bisa memilih lebih dari satu perangkat apabila memilikinya dan mengakses internet dari situ," jelas Kepala Departemen Pendaftaran Internet Nasional APJII Valens Riyadi.

"Jadi kalau kita dengar soal post-PC device mungkin nanti akan seperti itu, tapi di Indonesia belum," ujar Valens.

Dari sisi demografis, pengguna internet di Indonesia didominasi oleh kaum muda berusia 12-34 tahun yang mencakup 64,2 persen dari jumlah pengguna. Pengguna tertinggi berada pada kelompok usia 20-24 tahun yang mencapai 15,1 persen dari total populasi.

Sebanyak 53,3 persen pengguna internet Indonesia merupakan kaum pekerja, disusul pelajar sekolah (16,6 persen) dan ibu rumah tangga (15,3 persen). Mahasiswa dengan angka 9 persen menempati urutan ke empat sementara pengguna yang belum bekerja sekitar 5,8 persen.

Editor : Sudarwan
Sumber : Kompas.com
Sriwijaya Post - Kamis, 13 Desember 2012

Sepertiga Orang Berjalan Sambil Menggunakan Telepon

Hampir sepertiga pejalan kaki menyeberang jalan sambil menggunakan telepon genggam, seperti terungkap dalam sebuah penelitian di Amerika Serikat.

Dari 1.000 orang yang menyeberang jalan di Seattle, sekitar 10% mendengarkan musik, 7% mengirim atau membaca pesan, dan 6% melakukan pembicaraan telepon.

Penelitian yang dimuat di jurnal Injury Prevention itu menyebutkan bahwa pengguna pesan empat kali lebih tinggi untuk mengabaikan lampu merah atau melihat ke kiri dan ke kanan sebelum menyeberang.

Dan para pengguna teks itu juga lebih lambat sekitar dua detik untuk menyeberang jalan yang terdiri dari tiga sampai empat jalur.

Sementara mereka yang mendengarkan musik berjalan lebih cepat saat menyeberang namun mereka cenderung lebih sedikit melihat ke dua arah jalan sebelum melintas.

"Pada akhrinya perubahan sikap dan perilaku dari pejalan kaki -dengan upaya yang sama terhadap pengemudi yang mabuk- menjadi hal penting dalam mengurangi risiko penggunaan peralatan genggam," tutur laporan tersebut.

Jangan terganggu
Kevin Clinton dari lembaga sosial yang berupaya mengurangi kecelakaan, Royal Society for the Prevention of Accidents, mengatakan melihat dengan benar ketika berjalan kaki sama pentingnya dengan ketika mengemudi.

"Jadi hati-hati agar perhatian tidak terganggu, entah itu karena telepon genggam, mendengar musik, atau berbicara dengan orang lain."

"Menggunakan semua indera saat berada di jalan amat penting dan menggunakan telepon genggam tentu saja mengganggu perhatian. Amat penting untuk sadar penuh ketika berinteraksi dengan lalu lintas," tambahnya.

Departemen Perhubungan Inggris memperkirakan terjadi peningkatan kecelakaan lalu lintas atas pejalan kaki sebesar 5% hingga Juni 2011 jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Sementara itu Edmund King dari perusahaan jasa perbaikan mobil dan motor, AA, mengatakan kecelakaan karena tidak memperdulikan lingkungan lalu lintas bisa menyebabkan kematian.

"Penelitian itu mengukuhkan bahwa jutaan pejalan kaki, pesepeda, dan menggunakan peralatan genggam bisa menjadi hal yang salah pada waktu yang salah. Pengguna jalan harus mengetahui yang terjadi di sekelilingnya."

Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Tribunnews
Sriwijaya Post - Kamis, 13 Desember 2012

Selasa, 30 Oktober 2012

10 Hal yang Membuat Bete

10 Hal yang Membuat Bete

Salah makan
Makanan yang tidak tepat akan berpengaruh tidak hanya pada kondisi fisik (seperti mual dan sakit perut) tapi juga kondisi hati. Anda jadi mudah marah, kurang fokus, lebih agresif, gugup atau hiperaktif. Jika Anda merasa tersiksa dengan perubahan mood Anda secara terus-menerus, cobalah menjaga asupan makan Anda dengan mencatat apa yang Anda makan serta dampaknya terhadap suasana hati.

Dekorasi rumah Anda
Jika Anda ingin memperbaiki mood, cobalah mengubah dekorasi rumah Anda, karena lingkungan sangat berpengaruh terhadap suasana hati. Warna merah dapat membuat beberapa orang menjadi mudah marah atau bermusuhan, sedangkan kuning dapat membuat Anda merasa bahagia dan biru dapat membantu Anda menjadi lebih rileks. Penelitian juga menemukan bahwa dengan menggantung gambar-gambar yang menenangkan seperti lukisan yang indah, mood seseorang dapat berubah secara positif dan berkurang tingkat stres dan kegelisahan.

Dipromosikan
Saat kita banyak bermimpi mendapatkan promosi dalam pekerjaan, kenyataannya tidak sebaik yang Anda pikirkan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa peneliti dari University of Warwick menemukan, karyawan yang dipromosikan dalam pekerjaannya mengalami ketegangan mental alih-alih kualitas hidup yang membaik. Dan rata-rata ada penurunan 10 persen terhadap kesehatan mental.

Lampu di samping tempat tidur
Jika Anda sering membaca sambil tidur-tiduran atau menonton TV, maka suasana hati akan ikut terdampak. Penelitian mengungkapkan, cahaya pada malam hari dapat menekan produksi hormon melatonin — yang secara rutin diproduksi pada saat suasana gelap. Jadi cobalah untuk membeli tirai dan pastikan Anda mematikan semua lampu pada malam hari untuk memberikan diri Anda dorongan kebahagiaan.

Kekurangan nutrisi
Depresi dapat disebabkan oleh beberapa hal, dan gejalanya dapat menjadi semakin buruk ataupun membaik berdasarkan asupan makan Anda. Kekurangan vitamin D, B (terutama B6, B12 dan folat) serta lemak Omega-3, dapat menyebabkan depresi dan kegelisahan. Cobalah untuk menambahkan makanan yang kaya akan nutrisi tersebut dalam asupan makan Anda.

Teman-teman Anda
Anda mungkin akan berpikir bahwa menghabiskan waktu bersama teman-teman Anda merupakan hal yang baik untuk meningkatkan mood. Namun tahukah Anda bahwa semua itu bergantung pada mood mereka? Penelitian menemukan, emosi positif dan negatif dapat menular dengan mudah tanpa disadari. Sebuah status Facebook bahkan dapat memengaruhi orang lain selama tiga hari.

Waktu tidur
Kita sadar bahwa kurang tidur dapat membuat mood kita memburuk, namun penelitian mengungkapkan bahwa waktu Anda tidur hampir sama pentingnya dengan seberapa banyak tidur yang Anda dapatkan. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam “Psychiatry and Clinical Neurosciences”, burung hantu hampir tiga kali berpeluang mengalami gejala depresi daripada burung lain yang beraktivitas pada siang hari, jadi, cobalah untuk tidur lebih awal untuk meningkatkan mood.

Obat
Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Monash University menemukan bahwa para wanita yang mengonsumsi pil KB berpotensi hingga dua kali mengalami depresi dari mereka yang tidak. Untuk beberapa wanita, pil KB tertentu dapat juga mengakibatkan perubahan mood, mudah marah dan kehilangan libido.

Merokok
Kita semua tahu kalau merokok dapat menimbulkan kanker, penyakit jantung dan penuaan dini, namun ternyata merokok juga dapat mempengaruhi kesehatan mental Anda. Menurut hasil sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Selandia Baru, orang yang merokok dapat meningkatkan risiko mereka terhadap depresi, dan bagi mereka yang kecanduan nikotin, dapat meningkatkan risiko hingga dua kali lipat mengalami gejala depresi dibandingkan mereka yang tidak kecanduan.

Cahaya matahari
Sebagian besar dari kita mungkin pernah mendengar tentang gangguan emosi yang disebabkan oleh musim dingin yang gelap, namun tahukah Anda bahwa cahaya matahari juga dapat membawa kesedihan? Saat musim panas, kurang dari satu persen populasi penduduk mengalami gangguan emosi (dibandingkan 5 persen saat musim dingin). Gangguan tersebut juga bisa mengakibatkan kondisi yang serius terhadap mereka yang mengalaminya, seperti insomnia, penurunan nafsu makan dan depresi.

Sumber : Yahoo She

Senin, 04 Juni 2012

Agar tak Dihapus dari Daftar Teman Facebook

Facebook Facebook mempunyai fitur untuk mengetahui siapa teman yang memutuskan hubungan dengan Anda. Lalu, Anda tiba-tiba menyadari, ada beberapa teman Anda yang menghilang dari daftar teman Anda. Padahal, mereka termasuk orang yang Anda segani, lho. Apa sebabnya mereka mengundurkan diri sebagai teman? Apa salah Anda?

Kemungkinan, Anda telah melanggar aturan tak tertulis mengenai pertemanan di Facebook. Studi yang dilakukan Arizona State University di Amerika belum lama ini membandingkan persepsi mahasiswa mengenai pertemanan di dunia nyata dengan dunia Facebook. Diskusi kelompok yang diikuti 44 mahasiswa berusia 19-24 tahun membahas mengenai aturan agar sukses dalam berteman di jejaring sosial. Nah, empat aturan berikut ini dipertimbangkan sebagai yang paling penting untuk menjaga hubungan dengan teman atau kenalan di Facebook.

Selalu Merespons Pesan-Pesan dan "Posting"-an Teman
Ketika seseorang meng-update status atau mem-posting tulisan atau foto-foto, ia pasti berharap teman-temannya akan mengomentari posting-annya. Apalagi jika ia mengirimkan pesan secara pribadi di inbox Anda. Jika Anda tidak membalas pesan tersebut, mengomentari, atau berkomentar balik, hal itu akan membuat Anda hanya seperti sekadar teman di dunia maya, bukan teman yang sesungguhnya. Jika Anda memang sedang sibuk, kirimkan pesan singkat bahwa Anda akan mengontaknya belakangan.

Jangan Menodai Foto Teman
Tidak semua orang senang melihat tagging foto yang menampakkan diri mereka dalam posisi atau penampilan yang memalukan. Maka, Anda perlu perlu berpikir dua kali sebelum men-tag foto seorang teman yang berpotensi membuatnya merasa malu. Apalagi teman ini baru mengetahuinya belakangan, setelah orang lain dalam daftar temannya di Facebook mengetahuinya lebih dulu.

"Jika Anda mencoba memproyeksikan diri Anda sebagai orang yang sangat profesional, dan sedang berusaha mendapatkan pekerjaan, sementara teman Anda mem-posting sesuatu yang memalukan tentang Anda, artinya teman Anda ini menodai reputasi Anda," kata Erin Bryant, peneliti yang juga kandidat doktor di Arizona State University.

Kirimkan Pesan "Happy Birthday"
Ketika seorang teman berulang tahun, biasanya Facebook Wall-nya akan dibanjiri ucapan selamat dari teman-temannya. Kiriman ucapan Anda mungkin hanya menjadi satu dari puluhan atau ratusan ucapan selamat tersebut, dan teman Anda mungkin tidak sempat membaca dan membalas ucapan tersebut satu per satu. Namun, mengirimkan ucapan selamat ulang tahun merupakan kesempatan untuk menjaga "silaturahim" dengan teman di Facebook yang jarang berhubungan dengan Anda. Bukankah itu sebabnya kita mempunyai akun Facebook agar selalu terhubung dengan teman bukan?

"Kita jarang menggunakan Facebook dengan kenalan biasa, tetapi apa yang kita lakukan sebenarnya jauh lebih penting. Itulah salah satu upaya kecil untuk membuat koneksi dengan mereka," tambah Bryant.

Tahan Keinginan Untuk Melampiaskan Kekesalan
Masalah dengan seorang teman sebaiknya tidak dibawa-bawa ke jejaring sosial. Apalagi kemudian Anda mengirim sebuah pesan yang seharusnya hanya diketahui teman Anda ini melalui wall Anda sendiri. Tak ada seorang pun, khususnya kolega bisnis atau klien Anda, yang ingin membaca isi hati Anda yang terdalam, dan terkesan culas. Sisi buruk dari diri Anda akan terlihat dengan jelas, dan hal ini menimbulkan kesan yang tidak profesional. Simpanlah kemarahan Anda di jurnal pribadi, bukan di tempat umum seperti di dinding pesan di Facebook! Sumber: CLEO

Editor : Fitriadi
Sumber : Kompas.com
Bangka Pos - Jumat, 11 Mei 2012

Perempuan Suka Curhat Soal Kekasihnya

Wanita Cantik LOS ANGELES - Teman, bagi kaum perempuan, adalah segalanya. Kepada mereka lah perempuan berbagi keinginan, kekhawatiran, dan harapan mereka. Begitu dekatnya hubungan mereka, dan begitu tergantungnya mereka pada sosok teman, seringkali perempuan membutuhkan persetujuan mereka untuk setiap keputusan yang mereka buat. Termasuk, urusan cinta.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai target market-nya, situs kencan DatewithAMate.com mengadakan sebuah studi mengenai pentingnya persetujuan teman ketika seorang perempuan memperkenalkan kekasih barunya pada lingkaran pergaulannya. Survei yang diikuti oleh 1.193 perempuan di Inggris ini menunjukkan bahwa 1 dari 5 perempuan (21 persen) responden mengaku nervous ketika memperkenalkan kekasih barunya untuk pertama kali. Para perempuan umumnya khawatir sang kekasih tidak disukai oleh teman-temannya.

Untuk itu, 42 persen perempuan membutuhkan persetujuan dari teman untuk memilih calon pasangan, dan 12 persen mengaku akan mengakhiri hubungan jika teman-temannya tidak setuju. Kadang kala, tidak adanya persetujuan dari teman mengenai calon kekasih ini menyebabkan pertemanan itu sendiri yang menjadi bubar (14 persen). Sementara itu, hanya 8 persen perempuan yang mengatakan akan mengakhiri hubungan jika sang kekasih tidak disetujui ibunya.

6 Trik Jitu Agar Anak Doyan Sayur

Sayur Tidak sedikit orangtua memaksakan anak-anak memakan sayuran, bahkan sampai menyiasatinya agar anak-anak menyukai sayuran. Bagaimana dengan si orangtua? Apakah juga menyukai sayuran atau bahkan membencinya?

Lantas, mengapa kita harus makan sayur? Rosihan Anwar SGz menuliskan di grup Facebook Sadar Gizi kalau sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral untuk tubuh kita. Apabila kita kekurangan vitamin, maka penyerapan zat makanan tidak lancar, sehingga aktivitas tubuh menjadi lemah.

Lantas, bagaimana menyikapi agar kita dan anak menyukai sayuran? Rosihan memberikan beberapa tips.

Tambahkan Sayuran yang "Hampir" Disuka pada Makanan Kesukaan Kita
Misalkan, memasukkan aneka sayuran dalam olahan sup. Biasanya, orang yang tak suka sayuran tetap suka makan sup (apalagi jika ditambah dengan irisan daging). Nah, agar sayuran tetap bisa dikonsumsi, tambahkan aneka sayuran, seperti wortel atau kol, di dalamnya.

Kamis, 26 April 2012

Ini 6 Jurus Pereda Stres Saat Bekerja



Stres saat bekerja mungkin sudah menjadi hal yang biasa dan sering dialami oleh semua pekerja kantoran. Stres tidak hanya mengganggu suasana emosional seseorang, tetapi juga dapat berimbas terhadap buruknya hasil pekerjaan.

Namun, jangan khawatir. Anda dapat mencoba beberapa tips di bawah ini untuk mengalahkan stres dan membuat suasana kerja menjadi lebih menyenangkan:

Makan Bersama di Keluarga Cegah Anak Obesitas



Membiasakan berkumpul dan makan malam bersama keluarga secara teratur dapat mencegah obesitas pada anak. Bahkan para ahli gizi percaya, makan malam keluarga dapat mendorong anak makan lebih banyak buah dan sayuran.

Peneliti di Rutgers, State University of New Jersey, AS, menyimpulkan temuan mereka setelah menganalisis hasil dari 68 studi akademis sebelumnya secara terpisah.

Bebaskan Diri dari Depresi dengan Jalan Kaki



Bila saat ini Anda tengah dirundung tekanan dan depresi, tak ada salahnya mencoba solusi murah meriah yang satu ini. Berjalan kakilah secara rutin di pagi hari sambil sambil menghirup udara segar!

Ya, melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki ternyata dapat membantu mengurangi gejala depresi. Ini adalah kesimpulan dari penelitian terbaru para ilmuwan dari University of Stirling Skotlandia.

Orang Dewasa Dambakan Keceriaan Seperti di Masa Kecil



Sebuah studi yang dilakukan Brand OREO dan Ipsos Publik Affair baru-baru ini melaporkan bahwa kecerian dan semangat masa kanak-kanak pada orang dewasa berada dalam kondisi menurun. Orang tua, di mana pun mereka berada, mendambakan kebahagiaan yang mencerahkan hati seperti yang mereka rasakan di masa kecil.

Minggu, 22 April 2012

Definisi "Cantik" Orang Indonesia Terjajah Mental

GORONTALO - Definisi `cantik` bagi perempuan yang masih dianut sebagian besar masyarakat Indonesia, dinilai masih terjajah mental kolonial yang merasuk dalam alam bawah sadar, sejak ratusan tahun lalu.

Hal ini dikemukakan Funco Tanipu, pengamat sosial dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) , Jumat.

Staf pengajar di Fakultas Ilmu Sosial, yang menggeluti isu tubuh, konsumsi, kekuasaan dan studi kultural ini memaparkan, fenomena tersebut setidaknya dapat dilihat dari bagaimana media massa terus mendengung-dengungkan kecantikan yang identik dengan kulit putih atau berhidung mancung.

"Kami kemudian terbiasa meledek seseorang yang berhidung pesek atau berkulit hitam," kata dia.

Sabtu, 14 April 2012

10 Mitos Tak Benar Penyebab Flu, Demam dan Pilek

selalu mengatakan : "Biasa dok, anak saya sakit karena makan gorengan!", atau "Dok, anak saya sakit karena kemaren kebanyakan minum es". Hal lain yang sering dijadikan alasan penyebab sakit flu, demam, batuk atau pilek karena kecapekan, kena hujan, kena angin, kena debu, naik sepeda motor, kena kipas angin atau karena di rumah sedang membangunn.

Ternyata, alasan yang dikemukan orang tersebut adalah tidak benar sebagai penyebab atau bukan penyebab langsung sakit infeksi batuk, pilek dan demam yang dialami anaknya. Banyak yang meyakini bahwa sakitnya yang diderita selama ini karena hal tersebut. Padahal, bila dicermati penularan penyakit yang utama adalah terjadi kontak sumber penularan dan ada kontak yang sakit di sekitarnya 1-2 hari sebelumnya.

Faktor daya tahan tubuh juga menjadi faktor penting, karena meskipun ada kontak manusia bisa terhindar dari flu atau paling tidak gejalanya ringan yang pernah kita sadari. Bila tidak ada kontak dan sumber penularan flu tidak akan terjadi karena virus tersebut tidak akan beterbangan di udara bebas yang luas, seperti di jalan, di udara luas dan tertipup angin dengan jarak yang jauh.

Selasa, 10 April 2012

Tidur Larut Malam Tak Berarti Insomia

Tidur
JAKARTA - Jam sudah menunjukkan pukul 00.00 tetapi mata masih saja sulit untuk dipejamkan. Situasi seperti ini cukup sering terjadi, khususnya pada orang dewasa muda. Sehingga timbul pertanyaan, apakah saya mengalami insomnia?

Jawabannya tidak. Menurut praktisi kesehatan tidur dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, dr. Andreas Prasadja, RPSGT, banyak orang yang telah menyalahartikan kesulitan tidur pada malam hari sebagai insomnia. Padahal, hal ini adalah sebuah kondisi yang normal dan memang sesuai dengan jam biologis seseorang.

"Baru bisa tidur jam satu pagi pada orang dewasa muda (di bawah 30 tahun), itu normal," katanya saat ditemui dalam acara Obrolan Langsat, di Rumah Langsat, Kamis, (29/3/2012).

Menurut Andreas, setiap orang memiliki jam biologis yang berbeda-beda. Makin tua usia seseeorang, maka kebutuhan tidur cenderung berkurang. Pada anak-anak, kebutuhan tidur bisa sampai 12 jam, orang dewasa muda sekitar 8,5-9 jam. sedangkan orang dewasa tua maksimal hanya 8 jam.

Jumat, 30 Maret 2012

Jangan Tertawakan Orang Ngorok, Karena Ia Meregang Nyawa

JAKARTA - Jangan sekali-sekali Anda menganggap lucu atau menertawakan orang yang mendengkur atau "ngorok". Mengapa? Karena orang dengan kondisi tidur seperti ini, setiap kali tidur sesungguhnya ia sedang meregang nyawa.

Demikian disampaikan oleh praktisi kesehatan tidur dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT saat acara diskusi Oboralan Langsat, di Rumah Langsat, Kamis, (30/3/2012), di Jakarta.

Mendengkur sendiri merupakan gejala utama obstructive sleep apnea (OSA). OSA adalah penyempitan saluran nafas atas saat tidur. Penyempitan ini menyebabkan getaran pada bagian-bagian lunak saluran napas sehingga menghasilkan suara ngorok atau dengkuran.

"Kita selalu menganggap bahwa tidur adalah saat-saat yang aman dan tidak ada sesuatu pun yang bisa terjadi, ternyata itu salah," katanya.

Rabu, 28 Maret 2012

1 dari 3 Bayi Bisa Jadi Centenarian

Baby
Menurut kantor Statistik Inggris, satu dari tiga bayi yang lahir di tahun 2012 akan hidup sampai usia 100 tahun. Laporan yang diterbitkan pada Senin (27/3) mengatakan bahwa bayi perempuan memiliki lebih banyak kesempatan untuk hidup hingga usia 100 tahun dibandingkan bayi laki-laki.

Peningkatan diet dan kondisi kehidupan, bersama dengan kemajuan dalam perawatan kesehatan yang mendorong perubahan demografis yang dramatis.

Pada tahun 2012 diprediksi ada 826.000 kelahiran dimana 423.000 bayi laki-laki dan 403.000 bayi perempuan. Karena perempuan cenderung hidup lebih lama daripada laki-laki, maka hampir empat dari 10 anak perempuan dan tak sampai sepertiga anak laki-laki akan menjadi centenarian (gelar bagi orang yang telah mencapai usia 100 tahun).

Strawberry, Buah Cantik Bikin Sehat

Strawberry
Strawberry memang sudah tak asing lagi bagi Anda. Buah cantik berwarna merah ini wajib Anda konsumsi karena memiliki nilai gizi tinggi. Buah yang rasanya asam manis ini menjadi pilihan makanan penutup atau cemilan yang menyehatkan.

Pastikan untuk selalu mencuci strawberry menggunakan air dingin sebelum mengonsumsinya dan pastikan menyimpannya di tempat dengan temperatur suhu kamar untuk mempertahankan rasa dan kesegarannya.

Dilansir melalui Boldsky, Selasa (27/3), berikut ini beberapa keunggulan stroberi yang akan Anda dapatkan dari mengonsumsi stroberi. Jadi, jangan pernah takut dan ragu untuk memakannya.

Kaya Vitamin
Strawberry merupakan buah sumber vitamin C dan memiliki kadar serat yang tinggi. Semangkuk stroberi aman dikonsumsi setiap hari karena hanya memiliki 49 kalori, sehingga cocok dijadikan pilihan diet. Buah ini juga kaya akan antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Selasa, 27 Maret 2012

4 Olahraga yang Bikin Langsing

TENNIS
Rutin berolahraga merupakan kunci penting untuk mendapatkan kesehatan dan kebugaran. Olahraga juga menjadi penting dalam program penurunan berat badan.

Terkadang, banyak orang asal-asalan melakukan olahraga. Akibatnya, berat badan tak juga menurun dan malah menjadi stres. Berikut jenis olahraga yang paling efektif untuk menurunkan beberapa kilogram berat badan Anda, dilansir melalui Boldsky, Selasa (27/3).

Renang
Bagi Anda yang tidak suka berkeringat, berenang menjadi pilihannya. Olahraga ini dengan cepat dapat menurunkan berat badan. Hal ini disebabkan karena olahraga ini memerlukan energi yang ekstra, sehingga mengharuskan Anda untuk tetap melenturkan setiap otot dalam tubuh. Dalam membakar kalori, berenang bisa membakar 350 kalori per 30 menit. Jika Anda berenang hingga satu jam, maka kalori bisa terbakar 400-700 kalori.

Minggu, 25 Maret 2012

Ini Ciri Pria Yang Punya Masa Depan

Sukses
Apa yang Anda lihat ketika memilih pasangan? Bila yang Anda cari adalah hubungan yang serius hingga ke pernikahan, ada kriteria lain yang sebaiknya Anda lihat, yaitu potensi sukses dia.

Punya tujuan hidup
Ketika Anda bertanya apa tujuan hidupnya, ia akan menjelaskan apa yang ingin ia lakukan setahun mendatang, lima tahun, dan seterusnya. Bahkan ia menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalan. Tidak hanya menjawab, "Kita lihat saja nanti, sekarang jalani saja dulu."

Mandiri
Ia tidak bergantung pada orang lain dan mengandalkan kemampuannya sendiri. Misalnya, sejak awal bekerja, ia menanggung sendiri biaya hidupnya tanpa bantuan orangtua. Dia juga tak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya. Karena ia sadar, untuk mencapai kesuksesan dibutuhkan usaha dan kerja keras.

Perempuan Lebih Dominan di Internet?

Perempuan
Perempuan semakin banyak yang menggunakan internet. Tidak diragukan lagi perempuan makin menyukai dunia internet seiring semakin majunya dunia internet itu sendiri dan teknologi untuk mendapatkannya. Pada tahun 2010, 46 pengguna pengguna internet di seluruh dunia adalah wanita. Angka ini tidak berbeda jauh dengan kaum pria.

Bahkan tahun ini dengan makin majunya social media seperti Facebook, angka kepesertaan perempuan dalam menggunakan internet dipercaya akan semakin naik. Data terakhir menunjukkan perempuan terutama di social media melebihi jumlah laki-laki, bahkan yang paling banyak mengakses social media dengan ponsel adalah perempuan.

Jumlah 46 persen pengguna internet perempuan tersebut tersebar di berbagai kawasan dengan persentase yang berbeda-beda. Di Asia Pasifik, 42,4% pengguna internet adalah perempuan, sedangkan di Eropa angkanya mencapai 47%. Di Amerika Utara dan Amerika Latin kepesertaan perempuan berada di angka 50,4% dan 48,1%. Lebih jauh negara-negara seperti Singapura, Amerika Serikat, Kanada, dan Selandia Baru memiliki pengguna internet perempuan yang lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Pria Mudah Ditaklukan Perempuan Feminin

Perempuan
Perempuan yang sukses dalam kariernya kerap menonjolkan energi maskulin dalam dirinya. Energi feminin yang dimiliki secara alami oleh setiap orang, seperti kelembutan, penerimaan, memberi, kadang menghilang ketika sisi maskulin menguasai diri. Padahal, pria lebih mudah takluk hatinya dengan perempuan sukses yang juga mampu memunculkan dan mengelola energi femininnya.

Janet Ong, relationship coach, mengatakan kalau Anda kesulitan mendapatkan pasangan sejati, cobalah berikan ruang lebih banyak pada energi feminin untuk menaklukkan energi maskulin dalam diri, yang juga kerap mendominasi kaum pria.

Selain itu, singkirkan juga sejumlah anggapan yang menyulitkan Anda dalam memunculkan energi feminin tersebut. Seperti: "Pria yang merasa terintimidasi oleh perempuan sukses adalah mereka yang tidak percaya diri" atau "Pria merasa terancam dengan kehadiran perempuan sukses".